pengunjung

Sabtu, 25 Desember 2010

chapter 2 "mungkinkah?"

osaka 29 oct 2050
pagi hari di osaka saat itu benar-benar cerah "pagi yang cerah tanpa ada awan sedikitpun awan diatas itu yang ku nantikan hahahaha!!!"yah benar hari ini aku akan bermain bersama kawan-kawan ke daerah pegunungan disana juga kami juga akan berkemah untuk 2 hari,kalo paman hideki datang pasti dia akan berkata"anak-anak jangan bermain di hutan nanti di culik setan hihihi(dengan nada seorang kakek tua)"memang sejak kecil aku selalu melihat apa yang seharusnya tidak bisa dilihat hingga saat ini aku masih bisa merasakan keberadaan hidimetsu(seorang sahabat hiro dari smp yang tewas akibat terjatuh dari arpartmennya di pusat kota osaka)bahkan aku sering melihatnya bermain sampannya di dekat sungai"hem apa benar begitu hiro??"
"haik.... kenapa kamu ini geli tau!!"
"hahaha maaf kan aku,oh ia tolong belikan tomat,cabai,dan jamur shitake yah di pasar"
"memang kenapa tidak kakak saja sih huh??"sambil menunjuk-nunjuk
"jika kakak pergi siapa yang mengurusi daisuke?kamu?aku yakin kamu tidak bisa kan??"sambil mendekatkan wajahnya itu
"mmm benar juga yah hahaha,tapi apa kakakpernah merasakan kehadiran ibu saat kita membutuhkannya?"
"ibu selalu membantu kita,sekarang cepat beli tomat,cabai,dan jamur shitake ini uangnya"
akhirnya aku kalah dari dia dan memang selalu seperti itulah jika kami berdebat,dia selalu menang
"hei nak"
"ya pak ada apa?"
"jangan lewat jalan dekat sungai karena akan terjadi sesuatu"
"he... tapi paman tau dari mana?"
"turuti saja"
saat aku melihat sungai dan melihat ke arah paman tadi tiba-tiba paman itu telah hilang entah kemana apa mungkinkah di,aku sontak menjadi merinding karena aku bertemu dia di depan rumah yang dikatakan angker
tapi kita lewat jalan raya sajalah itu jauh dari sungai kan hehehe

"semuanya telah aku beli dan siap siap aku pulang,he.... ada apa disana?aku merasa heran melihat puluhan orang berkumpul di dekat sungai dan saat aku melihatnya ternyata jalan yang aku akan lalui longsor dan mengubur 10 orang di dalamnya,aku harap mereka selamat tapi ini begitu tepat seperti yang dikatakan paman tadi itu benar,apa aku memiliki kemampuan khusus?
"aku pulang kak,kakak....,lho dimana mereka kok sepi sih lalu daisuke juga tidak ada.hem yah sendiri lagi deh huhu,oh ia aku harus berangkat jam 12 siang ini ke rumah araki aku harap ia kakak cepat datang"pergi tanpa meninggalkan pesan itulah kebiasaan buruk yang dideritanya saat ini entah penyakit apa lagi yang baru
"aku pulang,he....apa ini?"mengambil pesan di bawah pintu
"aku pergi bersama araki,stela,honorobu,mimi berkemah,aku akan pulang 2 hari lagi hehehe,tambahan:jangan buka kotak berwarna pink di atas meja berbahaya !!!"
"hem ada ada saja dia hehehehe lagipula isinya hanyalah surat cinta dari yui"
bukan kotak itu bukan surat cinta tau!!!kalo surat cinta aku simpan di ***** di atas **** hehehe aku mengambil beberapa keping serpihan katana ayah yang rusak saat aku berlatih kempo dan walau itu hanya serpihan tapi aku memiliki kekuatan alam sana,aku yakin itu bukan serpihan dan bahkan itu bukan katana biasa,konon katanya itu milik musashi ada yang tau?baiklah dia adalah ahli pedang yang memiliki keberanian aku yakin rohnya masuk pada pedang itu.

suatu tempat di perbukitan osaka 04.00PM
"hei araki tolong ambilkan paku itu"
"baiklah,sebentar lagi camp ini akan jadi hehe"
"hei apa camp sekecil itu muat untuk kita?aku kan cewek sendiri masa aku tidur sama kalian??
"kamu boleh tidur denganku kok,haha bercanda kamu akan tidur sendiri disini lalu kami akan tidur bertiga di kemah  hehehe"sambil memegang pundak stela
"ya itu benar haha hono apakah bahan makanan telah siap?kami lapar hehe"
"sudah siap hiro tenang saja hahaha"
"wah kita makan apa?steak?pizza?ramen?"sambi; berteriak kegirangan
"makan ikan bakar saja"cetus araki
"haha kalo kamu mau pizaa kamu bisa berjalan kaki ke toko pizza kok"sambil wajah meyakinkan
"benarkah itu?sambil memegang tangan honorubu
"tapi kamu harus jalan 50 km hahahaha"
"hahahahahaha"sore itu kami tertawa terbahak-bahak karena lelucon yang dibuat honorubu,semua kembali melanjutkan pekerjaannya dan akhirnya selesai saat matahari tenggelam dan malam pun di mulai,belum apa-apa aku melihat seekor kuda dengan penunggang tanpa kepala,memang tempat kami camping adalah camp oda dimana 12000 kavaleri takeda menyerang tanpa ampun,5300 pasukan oda yang lari ke hutan tewas di sergap 10 peleton inflantry takeda,tapi aku harap mereka tidak menggangku kami malam ini aku mohon tuhan lingdungilah kami
"hiro"
"ah stlela ada apa,kamu belum lelah?,dimana araki dan hono?"
"mereka sudah tidur sehabis makan malam hehe,boleh aku duduk di sebelahmu?"
"oh ia silahkan hehe malam ini tampak indah yah dengan bintang-bintang diatas yah hehe"
"ia tepat sekali,sudah lama aku igin melihat ini"sambil memegang tangan hiro
"apa ini gak apa-apa stlela?"
"ya tidak apa-apa kok hiro aku merindukan masa seperti ini"
sebelumnya hiro pergi camping bersama mereka dan ditambah yui,dan misaki,disana hiro  menyelamatkan stela dari anjing hutan dan tanpa hiro sadari stela menyukai hiro
"apa kamu menyukai cerita horor stela?"
"ya aku menykainya boleh aku bersandar di bahumu?
"ya silahkan,mari kita mulai ceritanya sewaktu aku kecil lebih tepatnya sewaktu umurku 5 tahun aku dapat melihat mahluk halus dan dia selalu mengikuti kemana saja dan saat aku berbicara kepada hantu itu dia memintaku untuk menaburi bunga di depan pekarangnya,dan saat aku lakukan dia berubah menjadi sosok yang anggun dan aku masih ingat ia berkata terima kasih nak,kelak kamu akan memiliki kemampuan khusus dan dia tiba-tiba a......"setelah aku  bercerita stela tertidur sambil memeluk lenganku  dan tidur di bahuku ya memang aku menyukai stela karena kepintaran dia dan kecantikan dia hehe lalu aku mengangkat dia ke camp dan membaringkan dia dan memberikan kecupan di keningnya tapi saat aku keluar camp dan pergi tidur aku mendengar rintihan meminta tolong dari kedalaman hutan dan aku langsung pergi melihat apa yang terjadi ternyata legenda sebuan dimalam hari itu benar,aku melihat ribuan orang tergeletak lemas dan meminta tolong aku yakin mereka bukanlah manusia pasti dia adalah hantu dan sontak pula aku merinding lalu ada seseorang yang sepertinya pemimpin regu mereka berkata
"hei nak kemarilah cepat kemari ah....sial...."
"paman tidak apa-apa?"dengan nada ketakutan

"cepat tarik panah dari pohon itu nak aku mohon,aku tidak bisa menyebrang ke dunia sana jika panah itu tertancap di sana aku mohon nak tolonglah kami,kami disini sudah ribuan tahun dan tidak ada orang yang berani mendekat"
"ba..baik.."aku melakukannya dan setelah aku mencabutnya cahaya nan sangat cerah datang dari tempat ribuan orang  itu berbaring dan mulai perlahan-lahan menghilang dan mengucapkan terima kasih dan pemimpin regu yang tadi tegolek lemas meghampiriku dan memberiku sebuah anak panah musamune dan sebuah busur lalu ia berkata"gunakan alat ini untuk kebaikan dan terima kasih atas bantuannya"dalam hitungan menit mereka semua lenyap seketika dan aku kembali ke kemah untuk tidur ini akan menjadi kejadian yang akan aku ingat seumur hidupku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar