pengunjung

Senin, 27 Desember 2010

chapter 3"misteri di balik hutan pegunungan"

Osaka 30 oct 2050 06.30AM
di pagi hari hutan di pegunungan memang terasa dingin udara segar yang membuat ribuan orang dari seluruh jepang rela meluangkan waktunya untuk menghabiskan masa liburan di sini nah itulah sisi terbaik dari dari hutan ini dan sisi terburuknya adalah hutan ini selalu meminta korban jiwa,apapun tak terkecuali para roh-roh yang memang tidak dapat menyebrang ke dunia sana buktinya kemarin saat pertama kali datang aura roh jahat pun mulai terasa dan sering kali mereka melewatiku tepat didepanku aku harap ibu melindungi aku dan kawan-kawan disini.
"argh.......sudah pagi yah?"sambil mengucek-ucek matanya
"oh kamu nobu hehe selamat pagi :)"
"kok kamu rajin banget sih bangun pagi-pagi trus apa ini?"sambil mengambil busur dan panah
"eh jangan-jangan aduh jangan letakan kembali aku takut rusak umurnya aku yakin sudah ratusan tahun"
"ta.ta.tapi disini terdapat simbol mmm sepertinya aku pernah melihatnya"sambil menaruhnya kembali
"apakah itu benar?coba ingat-ingat lagi"
"mmm jokuritsu bukan,gyusensei bukan mmm oh ia ini simbol oda tepatnya pasukan berpanah oda yah itu kalo gak salah"
aku jadi terpikir kemarin malam roh berpakaian zirah berwarna biru dan bercak darah dimana-mana yang memberikan panah ini untuk aku gunakan sebaik-baiknya,hingga saat ini aku tidak tahu kegunaanya dan dia langsung pergi untuk hendak menyebrang ke alam sana
"eh lihat ada lagi wah lucu sekali yah hahaha"sambil mengambil beberapa orang-orangan 
"aku baru tahu ada yang seperti ini hahaha nanti letakan kembali yah ok "
 "hei sumanya selamat pagi"
 "hei juga stlea tetap cantik nih kamu hehe"
 "oh masa sih makasih hiro hehe kok cuma ada nobu,araki mana?"
 "oh dia sedang menemani mimi ke sungai paling-paling sebentar lagi sampai hehe"
"sudah berapa lama?"
"5 menit yang lalu lah haha"
"aku  akan menyusulnya hei nobu jaga stlea ok"
"ta..tapi untuk apa sebentar lagi juga dia datang"
"jaga stela"sambil membawa panah dan menjemput mimi dan araki
aku mempunyai perasaan yang menggangguku dari tadi aku yakin dia lebih dari 5 menit ke sungai untuk mengambil air,semoga perasaan ini salah aku harap sih ia.
"hei hiro sebelah sini haha aduh apasih kamu mimi hahaha"
"mmmm kalian ini buat aku khawatir tau,malah main-main air lagi hei ingat kita cuma punya waktu hari ini untuk mengumpulkan gambar-gammbar hutan ini"
"haha yasudah kami sudah mengambil 10 gambar kok hehe jangan marah gitu dong hiro hehehe"sambil mencubit pipi seolah-olah hiro anak baik
"ah cepat-cepat ganti baju kalian dan kembali ke kemah"
ini sangat menyebalkan,semuanya selalu begitu aku kan sudah beranjak dewasa bukan anak bayi lagi hem.... tapi sejujurnya aku senang tidak ada sesuatu terjadi pada mereka,terima kasih tuhan hehe
"wah makanan hem sepertinya enak yah hei nobu kamu yang membuatnya haha wah enak sekali"sambil wajah kegirangan
"yah bukan aku semua yang mengerjakan ini tapi ada campur tangan dari stela juga hehe ia kan stlea haha"sambil menyenggol bahu stlea
"hehe ah nobu bisa saja,gmna enak kah?"sambil melihat ke arah hiro
"wah enak sangat enak kamu berbakat yah hehe"sambil mengelus pipi stlea
dari dulu aku memang ingin melakukan ini tapi aku takut dia tidak suka,kenapa demikian??karena dia orangnya tidak sama dengan cewek lainnya,kalo dihitung-hitung mmm ada 13 cowok yang suka dan mereka semua di tolak dan stlela selalu mengetakan"hanya ada 5 kata TIDAK!!"dan kalian tahu apa reaksi dari cowok itu?dia terdiam bagai sebuah pohon tua tanpa ada satupun daun wah sungguh cewek yang terkenal amat sangat dingin tapi denganku hehe lain cerita
"ah makan,makan,makan"sambil berlari dan mengambil makanan
"duh araki jangan seperti itu,oh ia stela yang punyaku sedikit saja yah,aku lagi diet ok"
yah ini dia kebersamaan selalu mempersatukan kita semua oh ya ada 1 hal lagi mereka semua adalah teman kecilku semua hanya saja shin tidak ada disini,dia harus pergi ke gifu bersama orang tuanya dan stlea juga aku sudah berteman denagan dia sejak smp di osaka hidup ini sungguh berharga.

10.00AM
ok baiklah kemah sudah kita dibersihkan,sampah telah dibuang,semuanya tidak ada yang tertinggal disini hanya kenanganku dengan paman itu,sepertinya dia baik yah,perjalanan kami lanjutkan keluar hutan ini dan menunggu bis di tengah perjalanan aku mengambil  foto dari pemandangan hutan ini,yah hitung-hitung menambah jumlah foto untuk tugas kami disekolah,tapi lagi-lagi aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi,secara tiba-tiba langit yang tadinya cerah tiba-tiba mendadak gelap dan tidak ada hujan maupun angin,sebuah pohon mapple tumbang tepat 30M  depan kami,ini membuat kami semua ketakutan tapi aku harus tetap tenang agar tidak menambah rasa takut tiba-tiba suara dari paman itu terdengar oleh ku dan dia berkata"hei nak cepat tabur mainan yang ada di dalam alat penyimpan anak panah,itu akan mengubah kami menjadi pelindung bagi kalian"saat aku tabur puluhan mainan itu mereka berubah menjadi 1 kompi pasukan lengkap dengan baju baja mereka wah ini hebat tapi ini bukan saatnya untuk mengagumi keajaiban ini,
"hei hiro bagaimana ini?"
"aku tidak tahu araki,pasti ada jalan...nah itu dia jalan keluarnya kalian kesana duluan aku menyusul"
"ada apa memangnya hiro?"
"cepat turuti saja aku merasa janggal dengan hutan ini,cepat jalan,nobu jaga stela"
"siap,ayo stela kita harus pergi,biarkan hiro melakukan ini dalam situasi ini hirolah orang yang tepat"
"tapi hiro....."sambil memeluk hiro
"aku janji padamu,stela aku akan selamat,sekarang cepat pergi"
sejauh ini sudah ada 10 pohon yang tumbang aku tidak tahu penyebabnya apa saat aku masuk lagi aku mendapati roh beraura besar dan hitam artinya adalah roh ini bertipe jahat dan bersifat menghancurkan
"tuan,kami akan membantu tuan sekuat tenaga kami"
"a..a ya ya terima kasih tapi siapa pemimpin regu kalian"
"hamba tuan ,nama saya yoshimitsu shimazu aku akan mencoba menebas tubuh dia walau harus mengorbankan pasukanku"
"apa maksudmu?"
"kami adalah roh yang ikut bersama mainan ini,jika kami gugur makan mainan ini akan hilang,tapi tuan dapat memperbanyak lagi dengan cara mentransfer aura pada mainan itu maka mainan itu akan terisi"
"aku mengerti,aku mohon shimazu"
"semuanya ikuti aku,untuk hiro!!!!!!!!!!!"
"ho.........."
pertarungan dimulai anatara parah roh pejuang dan roh hutan aku hanya dapat berdiri saja disini aku,aku belum bisa mengendalikan auraku,aku harap shimazu dan roh lainnya dapat selamat
"wah sepertinya sengit sekali,hei shimazu kalian tidak apa-apa?"
"ya tuan ternyata dia bukan apa-apa hahaha,ouch"
"maafkan aku shimazu akibat berbicara denganku kamu jadi terluka"
"ini sudah tugas kami tuan,hei cepat potong kepalanya!!"
"tuan shimazu dia memang kuat tapi kami akan berusaha"
mereka mencoba memotong kepalanya tapi sepertinya sulit oh ia aku tau
"shimazu,ikat dia di pohon,aku akan memanahnya"
'baik tuan,semuuanya ikat dia!!!"
"muhaahahaa kalian tidak dapat melawanku haha hei anak kecil,kemarilah aku akan memakanmu haha"
"tuan awas!!!!"
"tuhan menciptakan berbagai makhluk di bumi ini,baik dan jahat,putih dan hitam tapi kebaikan akan mengalahkan kejahatan dewa langit pinjamkan aku kekuatanmu,volley!!!!"
cahaya berkumpul saat aku melepas panah itu dan panah itu berubah menjadi jutaan panah becahaya dan menembuh roh hutan,sepertinya yang dimaksud paman adalah ini
"ah........anak kurang ngajar!!"
"rasakan ini rush!!!!"
"tuan cepat segel dia"
"dengan apa?"
"kertas,kertas sudah cukup dan tulislah kanji hutan cepat!"
saat aku menulis kanji hutan dan menembakan panah bersama kertas itu,roh itu pun hancur dan masuk ke dalam kertas itu saat itu shimazu berkata"jangan sampai kertas ini robek"dengan berakhirnya ini semua shimazu dan pasukanya lenyap kembali ke dalam mainan
"itu hiro hei hiro "sambil melambaian tangan
"hehe hei hehe"
"hiro"stela berlari ke arah hiro
"kamu gak apa-apa?aku khawatir aku takut kamu kenapa-kenapa,kamu harus janji jangan melakukan hal itu lagi janji...."
"ia aku berjanji stela,aku melakukan ini untuk melindungimu juga"sambil memberikan kecupan di keningnya
dengan tersegelnya roh hutan,seluruh roh yang menjadi korban roh hutan dapat menyebrang dunia sana,musuh pertama sudah usai masih ada ribuan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar